Grebek Judi Game Ikan bermodus game hiburan yang ada di Jalan Tengku Amir Hamzah indonesia

Waktu ditanyai manfaat pengawasan terdapatnya tindak pidana perjudian, Kapolsek menjelaskan sampai kini kesusahan membuka praktek perjudian yang bermodus game hiburan tembak ikan.

“Itu kan seperti Time Zone dahulu. Jika kita tidak dapat tidak bisa tanda bukti yang, cuma koin-koin. Di Medan ada, di Binjai ada, tetapi sulit. Seperti minuman keras kan mabuk, izinnya ada, jika tidak minum kan tidak apa-apa. Jika kita tidak hadir ke situ kan tidak apa-apa. Kita imbau ditutup keinginan penduduk,” tegasnya.

Info dikumpulkan, memprotes keras yang dikerjakan masyarakat sudah sempat membuat arus lalu-lintas Binjai-Stabat macet. Penggerudukan jadi perhatian pemakai jalan yang melintas di seputar tempat judi tembak ikan Star Game serta BMG Game ada pas di tepi jalan.

“Tutup selekasnya tempat perjudian ini. Kami begitu cemas. Perjudian mengakibatkan kerusakan masyarakat kami. Kami takut orang kampung kami melakukan perbuatan maksiat,” teriak ibu-ibu sambil menjelaskan tempat perjudian bersisihan dengan Masjid Ishlahiyah.

Nada takbir Allah Besar dikumandangkan masyarakat dari kelompok jemaah masjid. Mereka terasa tempat tembak ikan adalah sikap penghinaan yang dikerjakan entrepreneur.

“Tempat perjudian jaraknya tidak jauh dari masjid, telah dibilangi untuk tutup justru membuka selalu. Kelihatannya pengelola judi tembak ikan ini kebal hukum,” teriak masyarakat.

Masyarakat minta pada Kapolres Binjai, AKBP Donald Simanjuntak yang sampai kini diketahui miliki toleransi baik ke antar umat beragama selekasnya ambil aksi tegas. Masyarakat bersikukuh minta supaya tempat ditindak serta ditertibkan.

“Masyarakat sangatlah cemas, kami minta Polres Binjai untuk menertibkan judi yang ada ditindak tegas semua,” kata masyarakat.

Perihal ini membuat pengamat Tokoh pemuda gereja yang pengacara serta ketua DPN PPGI (Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia) Maruli Tua silaban SH MH mulai bicara.
Maruli menjelaskan, ramainya usaha judi tembak ikan serta jekpot di lokasi hukum Polsek Medan Labuhan dilokasi Pasar V Marelan Gang Kurnia, Kecamatan Medan Marelan.

“Diduga ada pelaku membekap perjudian serta jekpot dari sana, baik dari pelaku preman bahkan juga dari badan penegak hukum,” Tutur Maruli.

Oleh karenanya, di Harap kepolisian Polres Pelabuhan Belawan mesti lebih berani lakukan pengusutan pada orang yang memback up.

“Jelas kita kenali, judi bisa berjalan dengan lancar di mana- manakah karena terdapatnya memback up, perihal ini membuat judi akan sulit untuk di basmi,” Tegas Maruli Tua Silaban pada wartawan.

Dia menjelaskan menertipkan praktek judi bukan cuma semata-mata mata membuka beberapa pemain saja, serta membiarkan bandar judi itu bebas buka tempat di mana manakah, karena itu praktek judi mesti di berantas, jelas bertentangan dengan ajaran agama ikut ketertiban umum.

“Kegiatan judi menggelisahkan Masyarakat mesti selekasnya di berantas serta kita minta kapolres pelabuhan belawan bapak Ikhwan lubis SH MH mesti berani menindak Tegas siapa pelaku yang membekap judi itu,” tuturnya.

Seperti di kenali berdasar pada amatan, di tempat begitu jelas ada 2 unit mesin judi tembak ada di tempat itu dan situs online tembak ikan .

Ditambahkannya, Penegak hukum di lokasi Polda Sumut mesti memberi dukungan program Kapolri Jendral Dr.Tito Karnavian dengan panggilan, promoter yakni profesional Aparat penegak hukum di poldasu termasuk juga di lokasi Polres Pelabuhan Belawan.

“Harus dapat memberikan bawah polisi betul-betul profesional memiliki langkah yang modren serta bisa di yakin penduduk dalam menjalankan pekerjaan manfaat menjadi pengayom penduduk khusunya memberantas Narkoba,” Harapnya.

Ketua umum PPGI itu mengharap agar semua anggota Polri memberikan sikap profesional lewat intergritas yang tinggi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *